TESTIMONI-Pembangkitan Energi Haq Ruhani

KESAKSIAN PESERTA PEMBANGKITAN ENERGI HAQ TUBUH RUHANI

* Bertahun-tahun disela kesibukan saya, saya berkelana kesana kemari memburu keilmuan spiritual dan metafisik yang konon kata orang mampu membawa orang pada derajat insan kamil. Namun yang dicari selama ini tidak membuahkan hasil yang sesuai dengan apa yang saya impikan. Di Yayasan Babussalam Bekasi inilah saya menemukan rahasia ilmu yang selama ini saya cari. Dan semua itu ternyata ada dalam diri saya sendiri. Singkat kata saya mengikuti program pembangkitan energi haq tubuh fisik dan tubuh ruhani. Pada praktek penembusan di alam nyata, dalam beberapa kali uji-cob saya mampu membaca lembar-lembar kartu tertutup. Sementara pada penembusan alam halus, kesukmaan saya mampu menembus suatu alam dengan pemandangan yang serba indah.

Sekembalinya di rumah ke Lampung, saya terus mengolah kemampuan daya batin saya yang telah dibukakan oleh Pembina. Pada hari pertama, saya mengalami suri sampai tiga jam. Saya melihat kesukmaan saya keluar meninggalkan raga saya dan terlihat raga saya yang sedang penembusan. Kemudian sukma saya melesat tanpa dapat saya kendalikan. Saya juga melihat ada pancaran sinar yang muncul tidak jauh dari tempat tinggal saya dan firasat saya itu adalah benda pusaka. Ketika saya coba raih, cahaya tersebut kembali ke tempatnya. Pengalaman ini berulang sampai tiga kali pada saat saya melakukan penembusan.

Pada suatu saat saya berboncengan dengan istri saya ke tempat mertua, ditengah jalan disuatu area di pinggir jalan, dengan mata telanjang saya melihat pancaran sinar seperti yang saya lihat dalam penembusan terpancar dari salah satu pohon. Saat tanya pada istri, apakah dia dapat melihat pancaran sinar itu, jawabannya tidak. Saya dekati cahaya itu kemudian saya raih dan ternyata cahaya tadi mampu saya tangkap dan berubah menjadi sebuag benda berbentuk ring.

Hal yang lain, dengan penembusan dimensi ini saya mampu menyadarkan orang yang menggugat lahan warga kami yang memiliki akte yang sah seluas 200 Ha. Padahal sengketa itu sudah masuk pengadilan. Tiba-tiba si penggugat mendatangi pengadilan menarik berkas gugatannya, serta membuat pernyataan, mengakui keabsahan dokumen kepemilikan tanah kami dan berjanji tidak akan melakukan tindakan itu ke depan. Puji Syukur kepada Allah, Rasulullah. Terima kasih Pembina Babussalam.

TS – Lampung. Anggota ke 1366,

* Sebelum mengikuti Program ini, presepsi saya tentang ilmu Penembusan Dimensi, begitu menyeramkan dan untuk menguasainya harus melalui laku (tapa, wirid, puasa) dan lewat bantuan makhluk halus. Namun ketika saya mengikuti program Penembusan Dimensi Energi Haq Tubuh Ruhani, ternyata presepsi saya tersebut sangat keliru. Bahkan saya menyimpulkan bahwa untuk menguasai Ilmu Penembusan Dimensi, sebetulnya tidak akan bisa hanya dengan melakukan lelaku (tapa, puasa, wirid) atau dengan bantuan makhluk halus, namun harus dibuka rahasia tubuh ruhan. Tanpa itu, mustahil kita dapat menguasai ilmu ini.

Pembukaan rahasia bathin dilakukan melalui Pewejangan Ilmu berlandaskan Al-Qur’an, sehingga saya memahami dengan jelas tentang Konsep Penembusan Dimensi Alam Nyata dan Alam Ghaib yang sebenarnya, Memahami hakekat ruh beserta komponen-komponennya dan bagaimana mengolah dan memainkannya untuk menembus alam nyata dan alam ghaib. Setelah mendapatkan pewejangan ilmu, saya dibimbing melakukan praktek penembusan di alam nyata. Bimbingan praktek ini dilakukan dalam dua sesi. Pada sesi pertama dalam kondisi penembusan, dengan mata terbuka saya diminta membaca beberapa tulisan (kalimat) yang diletak-kan di belakang tubuh saya. Pada sesi ini dari lima kali uji coba saya dapat melihat dengan jelas empat dari tulisan-tulisan tersebut.

Selanjutnya sesi kedua setelah istirahat beberapa waktu, dengan mata terbuka saya di minta membaca kartu tertutup. Dari delapan kali uji coba, saya dapat membaca dengan jelas kartu pertama sampai keempat, namun untuk empat kartu berikutnya, pandangan saya kabur karena kelelahan.

Alhamdulillah, setelah menguasai keilmuan ini banyak hal yang saya lakukan dan saya ambil hikmahnya. Di antaranya saya mampu membaca hati dan fikiran orang lain. Sampai-sampai kejelekan diri orang tergambar jelas dalam bathin saya. Apa yang ingin dikatakannya mampu saya baca sebelum dia mengucapkannya. Bahkan pernah ada seorang lelaki yang ingin menjahati saya, saya mampu mengetahuinya sehingga saya terhindar dari maksud jahatnya.

Luar biasa, pengalaman yang tidak dapat saya lukiskan dengan kata-kata, ternyata orang seperti saya bisa menguasai ilmu penembusan dimensi. Puji syukur kepada-Mu Ya Allah, Sholawat dan sa-lam kepadamu Ya Rosulullah, Terima kasih Pembina atas bimbingannya.

Ibu TS-Cirebon. Anggota ke 1053.

* Mulanya tujuanku mempelajari ilmu ini adalah untuk melihat fenomena-fenomena keghaiban yang selama ini banyak diceritakan orang tapi aku sendiri belum pernah melihat dan mengalaminya. Sejalan dengan waktu dan semakin kudalami ilmu penembusan ini, semakin mengertilah aku bahwa fenomena-fenomena keghaiban yang kukejar selama ini tidak lebih dari sekedar perhiasan atau alat pelengkap saja. Lebih dari itu semua hal yang paling utama dalam penembusan ini yang aku pahami, adalah Sensasi Rasa yang tiada tara dari penembusan dimensi itu.

Dengan penembusan ini aku banyak mengalami fenomena bathin yang mengajarkan aku banyak tentang hakikat kehidupan manusia yang sesungguhnya. Dengan keilmuan ini pun aku banyak memecahkan berbagai persoalan dan juga membantu orang lain. Berikut pengalamanku.

Suatu waktu, rekan kerjaku menceritakan mimpinya kepadaku dan menanyakan apa makna di balik itu. Setahuku yang namanya mimpi adalah fenomena bathin yang benar-benar dijalani oleh bathin orang yang mengalami mimpi itu, dan merupakan peristiwa penembusan yang tak terkendali. Sejenak aku melakukan penembusan. Tanpa bertanya sebelumnya tentang keadaannya sekarang, aku sampaikan apa yang kulihat dalam penembusan kepadanya bahwa saat ini dia sedang mengalami kesulitan, dan selepas dari permasalahan itu akan ada masalah besar yang membuat dia dan keluarganya terpuruk. Diapun mengakui bahwa saat ini dia sedang dalam masalah. Dan terbukti setelah beberapa bulan kemudian selepas dari masalah pertama maka masalah besar menimpanya dan keluarga, persis seperti apa yang aku sampaikan kepadanya sebelumnya.

Pengalaman lainnya, Di kantorku, sudah ada dua mingguan aku tidak melihat temanku katakan si “X” masuk di kantor. Pikirku mungkin dia cuti. Tapi setelah aku bertanya pada salah seorang teman, aku baru tahu ternyata si “X” tidak masuk karena sakit. Sewaktu aku melakukan penembusan malam harinya, aku melihat kondisi si “X” terbujur kaku dan dikerumuni orang banyak di rumahnya, dan bathinku berkata bahwa si “X” meninggal. Aku sempat tidak mempercayai penglihatanku dalam penembusan itu, namun kenyataan terjadi selang tiga hari kemudian aku mendapat khabar bahwa si “X” meninggal.

Puji syukur padaMu yaa Allah, Sholawat dan Salam padamu yaa Rosulullah, Terima Kasih Pembina.

BS-Banten. Anggota ke 303

Untuk Info lebih lanjut silakan isi Form di bawah ini.

%d bloggers like this: